ORANGTUA WAJIB TAHU : KENAPA ANAK SELALU GADGETAN

Apa yang dilakukan anak Anda sekarang? Coba cek di kamarnya sekarang. Sebagian besar dari Bapak/Ibu pasti akan menjawab, “Lagi gadgetan” entah itu bermain game atau social media. Nah sekarang yang menjadi pertanyaannya adalah, kenapa anak selalu gadgetan? Setidaknya ada 6 alasan utama kenapa anak selalu tertarik untuk melihat gadgetnya, seakan-akan gadgetnya itu selalu memanggil-manggil diri mereka setiap kali mereka hanya tergeletak di meja.

Inilah 6 alasannya yang ortu wajib tahu :

  1. Mager / PW

    Kalau anak kita sudah merasa PW (baca: Posisi Wuenak), mereka menjadi Mager (Malas Gerak) apalagi semua fasilitas ada di kamar mereka masing-masing seperti Wi-Fi, kasur yang empuk, bantal, guling, selimut, dan AC yang dingin, plus ada colokan dan chargernya, membuat mereka jadi betah di kamar mereka masing-masing sambil gadgetan.

  2. Gabut dan Bosen

    Kalau anak kita sudah merasa gabut (baca: ngak ada kerjaan), mereka pasti akan melirik gadget-nya mereka, seakan-akan gadgetnya memanggil-manggil nama mereka untuk dimainkan hehehe…

  3. Nggak tahu mau ngapain lagi

    Kalau anak kita sudah merasa nggak tahu mau ngapain lagi, pasti panggilan untuk memainkan gadget dijamin akan kuat, dan sebagian besar dari mereka pasti nggak akan kuat akan godaan ini.

  4. Zona nyaman

    Nah zona nyaman inilah yang membuat mereka jadi seakan-akan tidak mempunyai motivasi lagi untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi hidup mereka. Hal-hal yang selalu membuat mereka selalu maunya berada di zona nyaman, seperti lahir dari keluarga yang berkecukupan, orangtua selalu ‘ada’ dan ‘melindungi’ diri mereka, semua yang mereka inginkan selalu bisa didapatkan dengan mudah. Maka dari itu, banyak anak orang kaya hanya bisa menjadi generasi penikmat, dan mereka terkenal sekali dengan generasi instan dan tidak mau susah dan sebagian besar dari mereka langsung kabur/menghindari masalah.

  5. Orangtua juga sibuk dengan pekerjaan dan urusannya masing-masing.

     

    Kalau kita sebagai orangtua juga sudah sibuk dengan pekerjaan kita dan juga karena kita tidak ingin diganggu oleh mereka, jadinya kita memberikan mereka toleransi dan solusi dengan memperbolehkan mereka untuk bermain gadget.

  6. Tidak adanya alternatif kegiatan yang sama serunya atau bahkan lebih seru daripada bermain gadget.

     

    Kita sangat membutuhkan ide-ide untuk mengalihkan perhatian mereka dari gadget ke aktivitas lainnya yang sama seru atau bahkan lebih seru seperti membelikan mereka anak anjing, kucing, atau hewan peliharaan lain yang mereka sukai.

Sebetulnya, anak-anak kita pun ‘SADAR’ jika mereka sudah terlalu banyak menghabiskan waktu dengan selalu melihat gadgetnya, tapi mereka terjebak di 6 alasan diatas.

Jadi apa solusinya donk? Yuk kita bongkar bersama :

  1. Mager / PW

    Jangan biasakan selalu memberikan fasilitas berlebih kepada anak-anak kita, sehingga mereka mager.

    Contohnya, jangan pernah menempatkan TV lengkap dengan console game (PS) di kamar mereka. Taruhlah TV di ruang keluarga, jaringan Wi-Fi hanya ada di ruang keluarga (tidak sampai ke kamar mereka) sehingga mereka tidak akan selalu ‘nongkrong’ di kamar mereka masing-masing karena anak jaman now, mereka bisa hidup hanya dengan gadget di tangan dan yang penting ada colokan.

  2. Gabut dan Nggak tahu mau ngapain lagi.

    Jangan biarkan mereka merasa gabut, sebisa mungkin kita harus mencarikan mereka kegiatan, seperti bersepeda bersama, main catur bersama, main UNO, memancing bersama, dan aktivitas lainnya yang mereka sukai.

    Nah untuk hal ini, bisa Bapak/Ibu baca di no 5.

  3. Zona nyaman

    Orangtua jaman sekarang adalah orangtua yang ‘sangat baik’ untuk anak-anak mereka, mengapa? Karena kita selalu berusaha dengan sekuat tenaga memberikan apa yang mereka inginkan dan apa yang mereka butuhkan, tapi ini juga bisa menjadi jebakan batman karena telalu membuat anak merasa nyaman sehingga mereka tidak akan mau melakukan sesuatu yang mereka anggap kurang nyaman atau kurang bisa.

    Saya hanya mau mengatakan,

    “Sometimes to be CRUEL is to be KIND”

  4. Orangtua juga sibuk dengan pekerjaan dan urusannya masing-masing.

    Sesibuk apapun diri kita, sebisa mungkin selalu luangkan waktu untuk anak-anak kita. Saya tidak peduli apakah kita adalah seorang direktur, manajer, atau seorang janitor sekalipun, begitu kita sampai di rumah, kita adalah seorang ayah dan ibu. Tinggalkanlah pekerjaan dan gadget Anda, dan mengobrollah dengan anak-anak kita tentang apa saja yang telah dilaluinya di hari itu.

  5. Tidak adanya alternatif kegiatan yang sama serunya atau bahkan lebih seru daripada bermain gadget.

    Nah untuk yang ini, kita harus cari tahu minat dan bakat mereka supaya kita bisa membuat perhatian mereka beralih dari gadget menuju ke aktivitas lain yang sesuai dengan bakat dan minat mereka. Dijamin kalau Bapak/Ibu sudah berhasil menemukannya, pastilah perhatian mereka akan beralih.

Nah, kami punya kabar gembira nih Bapak/Ibu, sebagai solusi dari ke semua hal di atas, kami ada kelas khusus “MENEMUKAN DAN MENGOPTIMALKAN MINAT, BAKAT DAN POTENSI UNGGUL ANAK SEMENJAK DINI” sehingga mereka bisa sukses dan bahagia di usia muda mereka, yang bisa Anda dapatkan di platform e-learning kami.

Silahkan click link berikut untuk mempelajarinya secara lebih mendetail

Semoga bermanfaat!

Salam Mantap,
Rudy Ng,
Founder & Master Trainer Rudy Ng Academy
www.RudyNgAcademy.com

Post by

Related Post!

Bagikan jika Anda rasa artikel ini bermanfaat
supaya banyak orang yang dapat merasakan manfaatnya!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp

Contact us!

Dapatkan tips parenting Gratis
supaya lebih nyambung dengan anak!
Silahkan isi email Anda untuk mendapatkan tips lainnya!
©2021 Rudy Ng Academy
Digital Marketing By Active Funnel
Dapatkan tips parenting Gratis
supaya lebih nyambung dengan anak!
Silahkan isi email Anda untuk mendapatkan tips lainnya!